Topikutama

Topik UtamaTipe Olahraga Ringan Saat Berpuasa, Bulan Ramadan memberi peluang ke umat Islam di penjuru dunia untuk mengoreksi diri, perbanyak beribadah, dan tingkatkan rasa sukur. Pada bulan yang penuh karunia ini, banyak kaum muslim yang isi harinya dengan melaksanakan ibadah. Tetapi selain itu, rutinitas harian mereka harus tetap digerakkan. Sayang, untuk dapat jalankan rutinitas harian yang khusus, seperti bekerja atau sekolah, ada banyak rutinitas yang perlu disetop untuk saat ini, seperti olahraga.

Untuk mengirit energi sepanjang berpuasa, beberapa orang yang kurangi agenda olahraga, atau bahkan juga stop keseluruhan, sepanjang bulan Ramadan. Walau sebenarnya, kita tidak dapat jadikan puasa sebagai argumen untuk stop olahraga. Karena kita harus tetap jaga kesehatan badan. Olahraga pada bulan puasa memang kelihatan susah. Tetapi, bila kita bisa tentukan waktu dan tipe olahraga yang pas, karena itu kita tak perlu sampai stop keseluruhan untuk olahraga.

Tipe Olahraga Ringan Saat Berpuasa

  • Yoga

Tipe olahraga ringan saat puasa yang pertama ialah yoga. Yoga tidak memerlukan pergerakan yang terlampau melelahkan. Itu penyebabnya, yoga jadi olahraga yang pas dilaksanakan saat berpuasa. Acara yoga yang mengutamakan pada latihan tehnik pernafasan, akan menolong proses pengadaan oksigen ke otak dan menolong pemikiran kita untuk selalu jernih, tenang, dan nyaman sepanjang berpuasa. Yoga menolong proses detoksifikasi badan lebih optimal. Kerjakan latihan ini sepanjang 15-30 menit di sore hari saat akan berbuka puasa.

  • Jogging Ringan

Tipe olahraga ringan saat puasa yang kedua ialah jogging. Jogging dengan intensif ringan baik sekali dilaksanakan saat berpuasa. Jogging dapat kita kerjakan beberapa saat sesudah sarapan atau pada sore hari sebelum waktunya buka. Jogging pada pagi hari membuat badan kita jadi tidak begitu capek, karena ada banyak energi yang ada dalam badan sesudah makan. Kerjakan jogging ringan sepanjang 20-30 menit untuk jaga kesehatan badan saat berpuasa, tetapi jaga intensif jogging ringan untuk menahan dehidrasi terlalu berlebih.

  • Jalan Rileks

Tipe olahraga ringan saat puasa yang ketiga ialah jalan rileks. Bila keadaan badan tidak mungkin untuk jogging, jalan rileks menjadi alternative. Jalanan rileks benar-benar baik untuk kesehatan tulang belakang dan otot jantung. 10 ribu cara setiap hari bisa menahan osteoporosis. Tetapi, pilih saat yang pas untuk lakukan olahraga ini ibarat di sore hari mendekati berbuka puasa.

  • Peregangan

Tipe olahraga ringan saat puasa yang keempat ialah peregangan badan. Kecuali untuk meregangkan otot, Anda akan rasakan rileksasi psikis. Padankan beberapa napas dalam dengan pernafasan yang lamban saat Anda lakukan peregangan saat akan berbuka puasa. Bila Anda memutuskan untuk lakukan cuman satu set dari tiap latihan pemanasan dan pendinginan, waktunya tidak lebih dari 30 menit. Sebaiknya menginvestasikan beberapa waktu tiap hari untuk bikin bulan Ramadan Anda masih aktif dan sehat.

  • Naik Sepeda

Tipe olahraga ringan saat puasa yang kelima yakni naik sepeda. Rutinitas ini tidak cuma membuat badan Anda aktif, tetapi juga jadi selingan sekalian menanti waktu buka. Naik sepeda sebagai rutinitas yang membahagiakan dan dapat dilaksanakan dengan rileks. Tak perlu menarget jarak yang jauh, cukup hanya melalui jalur yang pendek dan singkat untuk jaga kesehatan dan kesehatan badan.

  • Pilates

Tipe olahraga ringan saat puasa yang paling akhir yakni pilates. Pilates jadi opsi yang baik untuk Anda yang masih ingin fit sepanjang bulan Ramadan. Sama dengan yoga, pilates sebagai latihan ringan yang tidak secara berarti tingkatkan renyut jantung dan temperatur badan ke tingkat yang semakin tinggi.

You may also like