topikutama

Tempat Wisata Yang Mengalami Kerusakan Setelah Viral Di Media Sosial – Bertandang ke tempat rekreasi yang Instagramable seakan jadi satu kewajiban di saat ini. Sedapat mungkin, mereka akan usaha mengunjungi beberapa lokasi itu dengan keinginan dapat memperoleh photo terhebat.

Kedatangan sosial media pasti memudahkan untuk cari beberapa tempat rekreasi baru yang banyak muncul di beberapa tempat.

Tetapi, sosial media tidak cuman berperanan penting untuk mempromokan satu tujuan rekreasi. Namun, rupanya dapat bawa imbas jelek pada tujuan rekreasi tersebut.

Misalkan saja beberapa tempat rekreasi ini yang alami kerusakan sesudah trending di sosial media.

Tempat Wisata Yang Mengalami Kerusakan Setelah Viral Di Media Sosial
  • Negeri Di Atas Awan

Negeri di atas awan “Banten” sempat trending di sosial media. Kawasan rekreasi yang berada di gunung mulia, dusun citorek kidul, kecamatan cibeber, kabupaten lebak, banten, ini trending sebab ke elokannya yang memikat.

Tetapi, sesaat sesudah trending di sosial media, negeri di atas awan banten di tutup sesaat, sebab jumlah pengunjung melonjak sampai memunculkan kemacetan kronis. Tidak kurang dari 30 ribu pelancong padati negeri di atas awan gunung mulia dengan kendaraan motor.

Oleh karena itu, gunung mulia pada akhirnya di tutup sesaat untuk pelancong. Penutupan itu di kerjakan untuk membuat infrastruktur dan pengaturan amenitas yang lain.

  • Gunung Rinjani

Selaku salah satunya gunung paling tinggi di “NTB”, rinjani jadi candu untuk pelancong yang suka mendaki. Tidaklah aneh bila banyak pelancong yang pengin nikmati keelokan gunung rinjani.

Di tahun 2016 lalu, seputar 1,5 ton sampah sudah sukses di angkut dari gunung rinjani. Sampah itu berasal di sejauh lajur pendakian dusun sembalun, yaitu 947 kg dan dusun senaru, yaitu 527,2 kg.

Sampah ini berawal dari beberapa pendaki yang terbagi dalam sampah organik dan non organik, tetapi sejumlah besar di kuasai sampah organik.

  • Ranu Manduro

Beberapa lalu, nama ranu manduro tiba – tiba terkenal di kelompok pelancong. Teritori bukit – bukit di “Mojokerto” ini trending di sosial media twitter dan instagram, sebab lanskapnya yang cantik seperti di selandia baru.

Sesudah trending, beberapa ribu pelancong bersama – sama berkunjung ranu manduro. Hiruk – pikuk pelancong yang pengin mendokumentasikan photo di ranu manduro juga jadi panorama yang umum hari – hari sesudahnya.

Sebab makin banyak pelancong yang tiba, faksi pengurus pada akhirnya tutup ranu manduro. Apa lagi awalnya tersebar satu video di sosial media yang menunjukkan kepadatan barisan kendaraan pelancong sampai tidak dapat bergerak sama sekalipun.

  • Gili Lawa

Gili lawa sebuah pulau kecil dengan bentangan padang rumput yang cantik. Pulau ini termasuk juga ke dalam teritori “Taman Nasional Komodo”.

Tahun 2018 lalu, pulau ini terbakar dan menghanguskan seputar 10 hektar tempat sesudah 9 jam di lahap api. Mengakibatkan, ke elokan gili lawa jadi raib sesudah kejadian kebakaran itu. Rumput – rumput kering jadi hitam sebab hangus.

Beritanya kebakaran di gili lawa di pacu oleh puntung rokok punya pelancong yang di buang asal – asalan.

  • Amaryllis Garden

Amaryllis garden adalah taman bunga di “Yogyakarta” yang di penuhi dengan bunga amarilis yang cuman mekar sekali dalam satu tahun waktu awalnya musim hujan. Sekian tahun lalu, taman bunga ini sempat trending, sebab keelokannya seperti taman bunga keukenhof di belanda.

Sesudah trending, taman bunga ini juga menjadi incaran pelancong. Sayang, amaryllis garden alami kerusakan oleh pelaku pelancong yang tidak bertanggung jawab. Hal itu karena bunga amarilis di situ terinjak – injak oleh pelancong cuman untuk photo yang canggih.

You may also like