Topikutama

Topik UtamaManfaat Tidur Dengan Kucing Dan Anjing, Untuk beberapa pemilik hewan peliharaan, seperti anjing atau kucing, hidup dengan mereka seperti tinggal dengan bagian keluarga yang lain. Tidaklah aneh jika banyak yang pilih tidur dengan anjing atau kucing. Tetapi, sehatkah rutinitas itu ?

Manfaat Tidur Dengan Kucing Dan Anjing

Memiara hewan memang tawarkan banyak manfaat untuk kesehatan, baik fisik atau psikis. Bahkan juga, tidur bersama kucing, anjing, atau atau hewan peliharaan yang lain rupanya memberi manfaat yang tidak berbeda jauh. Apa sajakah?

  • Tingkatkan Kualitas Tidur : Tidur dengan anjing atau kucing bisa tingkatkan kualitas tidur. Ini ditunjukkan lewat study kecil dalam Mayo Clinic. Riset pada orang dewasa itu memberikan laporan tidur bersama anjing di ruang tidur dapat buat lebih pulas. Tetapi, penting diingat jika study ini cuman memerhatikan kualitas tidur yang bertambah saat tidur ada di satu ruang. Disamping itu, ada factor yang lain membuat seorang tertidur pulas bersama hewan peliharaan.
  • Memberi Kenyamanan Dan Perasaan Aman : Selainnya kualitas tidur, manfaat yang lain dari tidur dengan kucing atau anjing yaitu memberi kenyamanan dan perasaan aman. Bagaimana dapat? Sebuah survey dari Anthrozoös pada wanita dewasa mengutarakan jika hewan peliharaan seperti anjing memberi rasa aman serta nyaman. Hal itu dibanding jika tidur sama orang lain atau kucing. Jika Anda kerap berasa takut atau kesepian, langkah ini kemungkinan menjadi jalan keluar yang dapat dicoba.
  • Tingkatkan Kesehatan Psikis : Bukan rahasia kembali jika hewan peliharaan bisa menolong menurunkan depresi dan kekhawatiran. Kucing atau anjing menolong membuat jalinan sosial dan emosional. Keduanya dapat mempengaruhi situasi hati dan kesehatan psikis. Study dari Frontiers in psychology memberikan laporan jika hubungan di antara manusia dan hewan dapat kurangi factor depresi. Jika beberapa faktor di atas teratasi, Anda kemungkinan semakin dapat mengontrol kemarahan, tingkatkan empati, sampai tingkatkan rasa yakin ke orang lain. Walau demikian, beberapa pakar masih membutuhkan riset selanjutnya apa dampak itu sama saat Anda tidur dengan kucing atau anjing.

Bahaya Tidur Bersama Anjing Atau Kucing

Walau memberi manfaat untuk kesehatan fisik atau psikis Anda, tidur dengan anjing, kucing, atau hewan yang lain dapat memacu beberapa permasalahan kesehatan. Berikut ini beberapa resiko penyakit yang dapat serang Anda saat tidur bersama hewan peliharaan.

  • Mengganggu Kualitas Tidur : Seperti pedang bermata dua, tidur dengan anjing atau kucing rupanya dapat mengusik kualitas tidur. Menurut riset yang dipublikasi di jurnal Animals, tidur bersama anjing pada tempat tidur bisa tingkatkan gerakan manusia. Walau bisa mengusik kualitas tidur, peserta dalam riset ini jarang-jarang terjaga karena pergerakan anjing. Dalam pada itu, tidur dengan kucing juga kemungkinan bukan opsi yang akurat. Kucing sebagai hewan yang aktif saat malam hari, hingga bisa jadi hewan ini ingin bermain atau menyengaja menggugah Anda saat sedang tidur.
  • Jadi Parah Alergi : Untuk pasien alergi bulu-bulu hewan seperti kucing, dokter kemungkinan mereferensikan Anda untuk menghindari hewan peliharaan dari rumah. Jika Anda masih tetap ingin memiara kucing atau anjing di rumah, tidak tidur dengan mereka sebagai cara yang akurat. Ini karena bulu-bulu binatang bisa bergabung di atas apa saja, terhitung sprei. Oleh karena itu, upayakan untuk teratur menukar sprei buat menurunkan tanda-tanda alergi.
  • Menyebarkan Penyakit Tertentu : Memiara hewan seperti anjing atau kucing rupanya menjadi sumber penyakit. Masalahnya hewan peliharaan dapat menyebarkan penyakit zoonosis. Ini sebagai penyakit yang disebabkan karena virus, bakteri, parasit, sampai jamur. Mikroorganisme-mikroorganisme itu bisa memacu beragam penyakit pada hewan atau manusia, dimulai dari penyakit enteng sampai serius, lewat beragam langkah.
  • Tingkatkan Resiko SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) : Walau kelihatan menggemaskan, bayi yang tidur bersama hewan peliharaan seperti anjing atau kucing rupanya cukup beresiko. Rutinitas itu tingkatkan resiko berlangsungnya Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) atau sindrom kematian bayi tiba-tiba. Hewan seperti anjing condong coba tidur di muka atau bayi anak yang dapat merintangi pernafasan dan memacu resiko mati lemas. Seharusnya, jauhi hewan peliharaan dari bayi yang baru lahir buat menahan beberapa hal yang tidak diharapkan terjadi. Maka, tidur dengan hewan peliharaan sebetulnya dapat dilaksanakan, asal telah menimbang keadaan kesehatan diri kita dan hewan Anda.

You may also like