Topikutama

Topik UtamaLangkah Mencegah Kesemutan Saat Olahraga, Kesemutan saat olahraga sebagai keluh kesah yang biasa terjadi, terlebih jika Anda jarang-jarang olahraga. Tetapi, kesemutan dapat menjadi tanda cidera atau tanda-tanda dari penyakit tertentu. Supaya masih tetap nyaman dan aman saat olahraga, penting untuk mengenal pemicu kesemutan dan langkah menghindarinya. Dalam istilah klinis, kesemutan dikatakan sebagai parestesia. Kesemutan saat olahraga diikuti dengan timbulnya kesan geli atau perih yang menyerang dalam tubuh saat olahraga atau sesudahnya. Keluh kesah ini kerap kali ada pada bagian lengan, tangan, atau kaki dan sering mengakibatkan pasiennya berasa kurang nyaman, khususnya saat gerakkan anggota badan yang kesemutan.

Pemicu kesemutan ialah penekanan terlalu berlebih pada saraf anggota badan tertentu, hingga saluran darah tidak lancar. Umumnya, kesan ini ada saat tangan terhimpit atau saat kaki dalam status sila atau menekuk untuk waktu lama. Saat olahraga, kesemutan dapat ada saat otot kontraksi terlampau kencang, terlebih bila Anda jarang-jarang olahraga. Keadaan ini umumnya memiliki sifat sementara dan akan lebih baik sendirinya. Langkah menangani kesemutan sebetulnya lumayan gampang.

Anda perlu mengganti sikap badan buat hilangkan penekanan pada saraf karena kesemutan. Tetapi, bila kesemutan saat olahraga terjadi terus-terusan, tidak lebih baik sepanjang sekian hari, atau sudah mengakibatkan anggota badan mati rasa, ini perlu diduga sebagai satu keadaan yang penting diatasi oleh dokter. Kesemutan saat olahraga yang makin kronis sampai memunculkan mati rasa dapat disebabkan karena beberapa keadaan, yakni:

  • Kecelakaan atau cidera karena olahraga sampai memunculkan trauma yang mengakibatkan masalah saraf.
  • Radikulopati atau keadaan saat akar saraf alami penekanan, iritasi, atau infeksi.
  • Skiatika atau saraf terjepit.
  • Sindrom kompartemen.

Pada kasus tertentu, kesemutan yang berkelanjutan sesudah olahraga dapat menjadi pertanda ada penyakit atau keadaan tertentu, seperti neuropati, diabetes, penyakit autoimun, tidak berhasil ginjal, hipotiroidisme, atau kurangnya vitamin B12.

Langkah Mencegah Kesemutan Saat Olahraga

Kesemutan saat olahraga dapat terjadi jika Anda tidak lakukan pengenduran atau mungkin kurang pemanasan. Oleh karenanya, yakinkan Anda sudah lakukan pemanasan saat sebelum olahraga untuk mencegah kesemutan. Seterusnya, mulai olahraga dengan pergerakan yang memiliki sifat enteng, selanjutnya tambahkan intensitasnya secara perlahan-lahan dan setahap.

Jika Anda segera lakukan pergerakan atau olahraga berat, ini bisa tingkatkan resiko kram atau cidera otot. Disamping itu, tidak boleh terlampau memaksa diri untuk lakukan pergerakan berulang-ulang. Istirahatkanlah badan Anda sesaat untuk melemaskan kembali otot-otot badan yang tegang. Walau kerap dipandang seperti hal yang tidak beresiko, kesemutan saat olahraga menjadi tanda keadaan kesehatan yang lebih serius.

Ditambah, bila kesemutan telah berjalan lama, mengakibatkan anggota badan berasa kurang kuat, atau membuat Anda susah melakukan aktivitas. Bila alami kesemutan saat olahraga yang tidak juga lebih baik atau dibarengi tanda-tanda di atas, Sebaiknya anda selekasnya memeriksa diri ke dokter untuk memperoleh pengatasan yang akurat.

You may also like