kominfo judi online

Topikutama – Jakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dikritik  lataran memblokir PayPal yang dibutuhkan masyarakat. Di sisi lain Kominfo dituding meloloskan situs judi online di situs pedaftaran Penyelenggara Sistem’Elektronik (PSE) Lingkup Privat. Tanggapan Kominfo sendiri menuai ragam reaksi dari para netizen.

Beberapa situs yang diduga judi online dan sudah terdaftar di PSE meliputi Ludo Dream, Topfun Domino Qiu Qiu, MVP Domino, Higgs Domino Island, Pop POker, Pop Gaple, dan lain-lain.

Menjawab semua tudingan itu, Dirjen Aptika Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengungkap situs judi online tersebut bukan situs judi melainkan permainan tanpa uang. “Itu permainan gaple, itu permainan bukan judi. Tapi kalau ada yang mau melaporkan silahkan, tapi kami sudah cek, “ujar Samuel saat konferensi pers online yang digelar Minggu (31 Agustus 2022).

Pria yang kerap disapa Semmy ini mengaku sudah mencoba untuk mendownload game tersebut karena banyak pemberitaan soal situs judi online lolos daftar PSE. Dia menilai masyarakat memiliki perhatian lebih pada konten negatif. “Ayo sama-sama kita benahi,” ajak Semmy.

Nah, tanggapan itu menuai pembahasan di media sosial. Mereka menilai pihak Kominfo kurang tepat meng-anggapnya sebagai gaple. “Kominfo harus bertanya kepada netizen.. Kominfo bilang: itu just games berkoin yang uang nya gak bisa dicairkan. Netizen bilang begini: Itu judi online berkedok games pak!,” sebut seseorang netizen.

“Judi berkedok gaple dilolosin, Do Ta malah dibanned.” “Mantap. Dgn block origin+steam kominfo mendorong anak-anak buat bermain game buatan anak bangsa. Yakni permainan gaple dan domino yang pake koin,” sebut komentar brikutnya. ” Yang namanya judi dari dulu juga permainan.”

Kasus Di Sukabumi Terkait Judi Online

Selain itu, ada contoh kasus yang baru saja terjadi di Sukabumi terkait judi online. Pria asal Kabupaten Sukabumi mengaku dipekerjakan sebagai admin slot online usai di ajak salah satu teman nya untuk bekerja di Jakarta. Namun baru satu malam, pria itu mengaku tidak betah dengan pola kerja di salah satu situs judi online tersebut.

Nahas, saat ia mencari alasan agar bisa pulang , malahan ijazah miliknya malah di tahan oleh pengelola situs tersebut. Kini ia berharap ijazah miliknya bisa kembali, namun entah darimana tiba-tiba ada aturan ia harus menebus ijazah sekolah kejuruan itu dengan uang tunai sebesar Rp 3 Juta.

“Sekitar 3 mingguan lalu, saya ditawari teman bekerja, katanya dijanjikan hanya bekerja sebagai admin saja. Sampai di Jakarta ternyata saya dijadikan admin slot. Bahkan saya sempat di test urine dan lolos, memang ada surat perjanjian namun saat itu tidak ada catatan ijazah ditahan dan harus membayar Rp 3 juta,” kata D kepada Topikutama, Minggu (31 Agustus 2022).

Belum sempat bekerja, D tak berminat karena ternyata tugasnya adalah menyebar pesan tawaran agar pemilik nomor telepon tersebut mau join di situs judi online tersebut. “Setelah melihat sistem kerjanya ternyata saya diminta menarik orang agar mau  join judi slot online. Ada sekitar 1000 kontak WhatsApp dengan target 15 orang per hari harus dapat (member),”ungkap D.

 

You may also like